Malam ini aku menguap uda berkali2 padahal jam baru menunjukan pukul 10.44 wib, suara jangkrik begitu sahdu kudengar mendendangkan kalimat tasbih untukNYA, sedangkan tanganku tak berhenti di atas kebord lektopku dari angkah ke huruf-huruf terus saja tangan ini asik.
Sementara otak ini terus berfikir kata2 apa yang harus keluar lagi, sedangkan winampku sedang mendedangkan uyon-uyon sekar gwuwung, hahhaahhhhh…….terasa lengap hidupku…….di temani segelas kopi hitam dengan sebatang roko kretek terjepit di jariku sesekali hisapan dalam terasa nikmat hidup.
Tak terasa waktu uda menunjukan pukul 01.44 wib kantuk uda membayangku…..sesekali suara burung malam mulai bertasbih memujaNYA, kutengok rembulan malu-malu keluar menampakkan separu wajahnya.
Tercium aromah dingin malam di barengi semilirnya angin membuat kantukku tak tertahan semakin membuatku terlarut akan keagunganNYA, kusudahi jari ini bergerak terasa lelah, kunikmati hisapan kreteku yang terahir lalu kumatikan semuanya, pikiranku dan ingataku.
Kurebahkan badanku berambalkan malam berselimutkan ketidakmampuaanku. Ya ALLAH terima kasih atas semua yang engkau berikan pada hari ini semoga besok engkau berikan sesuatu yang tak patut aku pinta.
Sesunguhnya ketidakmampuaanku akan selalu membuatku terjaga

2 komentar:
Hmm posting ini soal ngantuknya ngetik malam2, atau soal kesadaran akan rahmat Tuhan?
kesadaran akan rahmat Allah pak...makasi komenya
Posting Komentar